LABORATORIUM GEOSPASIAL
Laboratorium
Geospasial dibangun tahun 2006 oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) yang
dulunya dikenal dengan nama Bakosurtanal, bekerja sama dengan Fakultas Geografi
UGM dan Pemda Bantul. Tugas utamanya adalah melakukan riset yang berhubungan
dengan segala sesuatu tentang kepesisiran. Diantaranya tentang gumuk pasir yang
membentang luas di pesisir pantai desa Parangtritis dan merupakan satu fonomena
alam yang unik, peta potensi ikan bagi nelayan dan pembuatan basis data
spasial.
Isi dalam Laboratorium Geospasial adalah yang pertama
tentang jenis-jenis pasir serta
macam-macam gumuk pasir , macam-macam batu ,gambar penjelasan terjadinya gumuk
pasir serta alat yang mendukung sebagai fasilitas laboratorium geospasial yang
menggambarkan suasana alam yang ada dalam penemuan sekitar pesisir panati .
Tiga bangungan utama yang ada di sana, mencoba menggambarkan
proses terjadinya gumuk pasir itu sendiri. Bangunan berbentuk piramid
menggambarkan gunung merapi yang sering erupsi dan menghasilkan pasir. Pasir
dari gunung merapi tersebut mengalir ke laut melalui kali Opak, yang
digambarkan dengan bangunan lorong pengetahuan. Sedangkan museum pasir,
bebatuan dan karang laut, menggambarkan gumuk pasir yang ada di Parangtritis.
Pasir yang terbawa ke laut dihempas kembali ke tepian oleh gelombang laut dan
setelah kering tertiup oleh angin tenggara yang cukup kuat sehingga
terbentuklah gumuk pasir itu. semua pasir pantai yang berwarna hitam
berasal dari gunung berapi. Sedangkan pasir pantai yang berwarna putih terjadi
dari penghancuran karang laut oleh biota laut itu sendiri, Keberadaan gumuk
pasir yang membentang di 4 pedukuhan : depok, Grogol dan Mancingan, gumuk pasir
ada manfaatnya selain sebagai objek wisata dan objek penelitian, gumuk pasir
tersebut berfungsi juga sebagai penahan tsunami dan filter air laut yang
merembes ke darat, Menyempitnya lahan gumuk pasir menurut mereka berdua
disebabkan adanya pendirian bangunan dan tumbuhnya pepohonan seperti mete dan
cemara udang yang menghambat tertiupnya pasir oleh angin tenggara. Tipe gumuk
pasir yang ada di Parangtritis adalah gumuk pasir barcan yang cenderung
berbentuk cembung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar